π Contoh Sederhana Cascading Kinerja Pemda
Pernah dengar istilah “cascading kinerja”? π€
Sederhananya, cascading adalah menurunkan tujuan dan sasaran pembangunan dari level yang lebih tinggi ke level yang lebih operasional, sehingga setiap perangkat daerah memiliki kontribusi yang jelas terhadap pencapaian tujuan daerah.
π― CONTOH PALING SEDERHANA
Misalnya kepala daerah memiliki tujuan:
“Meningkatkan kualitas hidup masyarakat.”
⬇️
Kemudian diturunkan menjadi:
1️⃣ TUJUAN DAERAH
π― Meningkatkan kualitas hidup masyarakat
⬇️
2️⃣ SASARAN DAERAH
π Meningkatnya kualitas kesehatan masyarakat
⬇️
3️⃣ SASARAN PERANGKAT DAERAH
Misalnya Dinas Kesehatan:
π₯ Meningkatnya akses dan kualitas pelayanan kesehatan
⬇️
4️⃣ PROGRAM
π Program Pemenuhan Upaya Kesehatan Perorangan dan Upaya Kesehatan Masyarakat
⬇️
5️⃣ KEGIATAN
⚙️ Penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan
⬇️
6️⃣ SUBKEGIATAN
π Pembangunan/pengembangan fasilitas pelayanan kesehatan
⬇️
7️⃣ OUTPUT
π¦ Fasilitas pelayanan kesehatan yang tersedia/ditingkatkan
⬇️
8️⃣ OUTCOME
π― Akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan meningkat
⬇️
π DAMPAK
Derajat kesehatan masyarakat meningkat.
π JADI CASCADING-NYA SEPERTI INI
TUJUAN DAERAH
π§ Meningkatkan kualitas hidup masyarakat
⬇️
SASARAN DAERAH
π― Meningkatnya kualitas kesehatan masyarakat
⬇️
SASARAN OPD
π₯ Meningkatnya akses dan kualitas pelayanan kesehatan
⬇️
PROGRAM
π Program pelayanan kesehatan
⬇️
KEGIATAN
⚙️ Penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan
⬇️
SUBKEGIATAN
π Pembangunan/pengembangan fasilitas
⬇️
OUTPUT
π¦ Fasilitas tersedia/ditingkatkan
⬇️
OUTCOME
π― Akses pelayanan meningkat
⬇️
DAMPAK
π Kualitas hidup masyarakat meningkat
π‘ KENAPA CASCADING PENTING?
Karena jangan sampai terjadi:
Kepala daerah punya target A, tetapi OPD mengerjakan B. ❌
Cascading memastikan:
Visi/Misi
⬇️
Tujuan
⬇️
Sasaran
⬇️
Indikator
⬇️
Program
⬇️
Kegiatan
⬇️
Subkegiatan
memiliki keterkaitan yang jelas.
π CONTOH DENGAN INDIKATOR
Misalnya:
π― Sasaran daerah:
Meningkatnya kualitas kesehatan masyarakat.
π Indikator:
Umur Harapan Hidup
Target:
2026 → 72,0 tahun
2027 → 72,4 tahun
2028 → 72,8 tahun
2029 → 73,2 tahun
Kemudian OPD tidak harus menggunakan indikator yang sama persis.
OPD dapat memiliki indikator yang berkontribusi terhadap pencapaian sasaran daerah, misalnya:
π₯ Cakupan pelayanan kesehatan sesuai standar
π Cakupan imunisasi
πΆ Prevalensi stunting
π₯ Persentase fasilitas kesehatan memenuhi standar
Jadi:
Indikator OPD → berkontribusi → Indikator Sasaran Daerah
⚠️ KESALAHAN CASCADING YANG SERING TERJADI
❌ Sasaran OPD tidak berhubungan dengan sasaran daerah.
❌ Program tidak mendukung sasaran.
❌ Indikator hanya mengukur jumlah kegiatan.
❌ Output dianggap sebagai outcome.
❌ Setiap OPD membuat target sendiri tanpa melihat kontribusinya terhadap tujuan daerah.
π§ CARA MUDAH MENGINGAT
DAERAH MENENTUKAN ARAH π§
⬇️
OPD MENERJEMAHKAN π
⬇️
PROGRAM MENJALANKAN ⚙️
⬇️
KEGIATAN MENGHASILKAN OUTPUT π¦
⬇️
OUTPUT MENDORONG OUTCOME π―
⬇️
OUTCOME BERKONTRIBUSI PADA TUJUAN DAERAH π
π― INTINYA
Cascading bukan sekadar menurunkan target dari atas ke bawah. Cascading adalah memastikan setiap level pemerintahan memiliki kontribusi yang jelas, terukur, dan logis terhadap pencapaian tujuan pembangunan daerah.
π Follow untuk video berikutnya: “Apa Itu Pohon Kinerja Pemerintah Daerah?” π³π
#Permendagri862017 #CascadingKinerja #PohonKinerja #KinerjaPemda #PerencanaanPembangunan #RPJMD #RKPD #Renstra #Renja #IndikatorKinerja #Outcome #Output #Bappeda #AnalisKebijakan #ASN #PemerintahDaerah #KebijakanPublik #PembangunanDaerah #TikTokEdukasi
Komentar
Posting Komentar